Balai Perbenihan dan Budidaya Ikan Diusulkan Jadi Objek Wisata

Magelang, CyberNews. Fasilitas Balai Perbenihan dan Budidaya Ikan Air Tawar
Muntilan, Magelang, mangkrak. Kesan itu harus dihilangkan dengan memaksimnalkan peran dan fungsi Balai.
Sekretaris Komisi B, DPRD Jateng, H Yahya Haryoko SPd, mengusulkan, peningkatan fungsi Balai tersebut sebagai objek wisata. Karena memiliki prasarana dan sarana yang memadai. "Lokasinya tak jauh dari jalur pariwisata Yogyakarta-Borobudur," katanya, usai bersama Tim Komisi B DPRD Jateng yang dipimpin Wasiman, mengunjungi Balai Perbenihan dan Budidaya Ikan Air Tawar, Muntilan.
Ia menilai, posisi Balai strategis dan dikelola baik, bisa menarik minat wisatawan. Untuk itu diperlukan intensifikasi promosi dan publikasi secara terus menerus. "Fasilitas Balai bisa dijadikan tempat penginapan bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana malam di kampung tersebut," katanya didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jateng Ir Subagyo MM.
Balai Perbenihan dan Budidaya Ikan Air Tawar Muntilan, memiliki fasilitas di Ngrajek, Mungkid. Tetapi produktivitas benih ikan di situ dianggapnya cenderung mandeg.
Kepala Balai Perbenihan dan Budidaya Ikan Air Tawar Muntilan, Ir M Safriyadi MM, mengakuinya. Alasannya cuaca yang tidak menentu sejak 2003 mempengaruhi perbenihan dan budidaya ikan.
Ia melukiskan fluktuasi produksi. Pada 2002 produksi benih 2.202.150 ekor, tahun berikutnya menyusut menjadi 1.858.700 ekor. Pada 2004 naik menjadi 1.989.400 ekor, tahun berikutnya naik menjadi 2.292.602 ekor.
Pada 2006 semakin melambung menjadi 2.832.000 ekor, tetapi tahun berikutnya menyusut menjadi 2.190.500 ekor. Tahun 2008 produksi benih sedikit naik menjadi 2.673.500 ekor, dan tahun lalu turun lagi menjadi 2.439.750 ekor.
Yahya menekankan perlunya strategi untuk menjamin ketersediaan benih unggul di Balai Perbenihan dan Budidaya Ikan Air Tawar Muntilan. Sehingga terlaksana sistem penyediaan benih secara kontinyu dengan benih yang berkualitas baik.
Karena mestinya Balai itu mampu menjamin terpeliharanya indukan yang berkualitas unggul, serta menjaga kelangsungan penyediaan benih ikan bagi masyarakat, setelah penyediaan benih unggul cenderung kian sulit.
Peningkatan produktivitas benih ikan itu juga dapat dijadikan bagian dari upaya untuk mendukung program gemar makan ikan di kalangan masyarakat. Untuk itu, jumlah populasi ikan harus memadai.
( Tuhu Prihantoro /CN13 )
Sumber: http://suaramerdeka.com/


reff : http://perikanannews.blogspot.com/2010/08/balai-perbenihan-dan-budidaya-ikan.html


Related video : Balai Perbenihan dan Budidaya Ikan Diusulkan Jadi Objek Wisata


Previous
Next Post »