Moody's: Musibah BP Ancam 100 Ribu Pekerjaan

ilustrasi. foto: corbis
WASHINGTON - Moody?s Analytics menyatakan musibah tumpahan minyak milik British Petroleum Plc (BP) mengancam 100 ribu pekerjaan di wilayah pantai Teluk Meksiko.




Data dari Pemerintah Amerika Serikat (AS) menunjukkan terjadi peningkatan pengangguran di Negara Bagian Louisiana.

Departemen Tenaga Kerja Negara Bagian Louisiana, satu dari lima negara bagian yang terkena dampak terburuk tumpahan minyak, mengatakan penangguran pada Juni naik 0,2 persen menjadi tujuh persen. Meski begitu, pengangguran di Louisiana masih dibawah rata-rata AS yang saat ini tercatat 9,5 persen.

Moody's melaporkan, negara bagian yang berada di Teluk Meksiko akan kehilangan pendapatan USD5 miliar akibat turunnya pertumbuhan akibat tumpahan minyak. Tapi, tingkat kerugian bergantung kepada kemampuan BP menghentikan tumpahan minyak.

"Moody's Analytics mengestimasikan tahun ini kerugian produksi mendekati USD1,2 miliar dan kehilangan pekerjaan mencapai 17 ribu," kata Moody?s, dalam sebuah laporan tertulis, seperti dikutip dari AFP, Rabu (21/7/2010).

Pada skenario pesimistis, yaitu tumpahan minyak berlanjut hingga Desember dan perpanjangan moratorium pengeboran laut dalam Presiden AS Barack Obama hingga kahir tahun, kerugian produksi USD7,4 miliar dan 100 ribu tenaga kerja akan kehilangan pekerjaan.

Selasa kemarin, BP mengumumkan rencana untuk menyumbat sumur minyak yang mengalami kebocoran. ?Dampak langsung yang dirasakan adalah berkurangnya industri perikanan dan aquaculture, terutama di Louisiana,? papar Moody?s.

Perusahaan berbasis tiram, udang, dan perikanan lainnya yang terkena dampak tumpahan minyak telah menuntut BP.Perusahaan migas Inggris tersebut telah mengalokasikan dana kompensasi sebesar USD20 miliar.

?Dampak ekonomi terbesar dirasakan masyarakat lokal, terutama di Louisiana dan Florida. Ekonomi Louisiana sangat bergantung dengan perikanan, aquaculture, dan ekstrasi minyak, sementara Florida sangat mengandalkan pariwisata (Teluk Meksiko),? ujar Moody?s.

Moody?s menambahkan, kerugian ekonomi terbesar bisa berasal dari keputusan Obama untuk membekukan pengeboran laut dalam. Perintah pembekuan terjadi pada 33 anjungan minyak lepas pantai, termasuk 20 anjungan di pantai Houma, Louisiana.

?Kerusakan lebih besar dirasakan ekonomi Louisiana dari moratorium enam bulan Presiden Obama pada pengeboran lepas pantai baru,? tambah Moody's.(Achmad Senoadi/Koran SI/ade)
Sumber: http://economy.okezone.com/



reff : http://perikanannews.blogspot.com/2010/08/moodys-musibah-bp-ancam-100-ribu.html


Related video : Moody's: Musibah BP Ancam 100 Ribu Pekerjaan


Previous
Next Post »